Prabumulih – Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Paham AI kepada siswa dan siswi SMA Negeri 2 Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas Polsek Prabumulih Timur Aiptu Evi Susanto dan Bhabinkamtibmas Aiptu Fidias Aprianto. Sementara itu, materi sosialisasi disampaikan oleh PS Kasubsi PIDM Humas Polres Prabumulih Aipda Fedho Antinus, S.H., bersama Ba Satbinmas Polres Prabumulih Brigadir Sella Prabu, Ba Satlantas Bripda Dinda, serta Ba Satreskrim Bripda Amanda.
Sosialisasi diikuti oleh para siswa dan siswi SMA Negeri 2 Kelurahan Tanjung Raman. Kegiatan tersebut dikemas sebagai sarana edukasi dan komunikasi antara kepolisian dengan kalangan pelajar, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.
Dalam penyampaiannya, Aipda Fedho Antinus, S.H., mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan antusiasme para siswa dalam mengikuti kegiatan sosialisasi Program Paham AI. Ia menjelaskan bahwa pemahaman terhadap AI menjadi hal penting bagi pelajar, bukan hanya untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga agar teknologi tersebut dapat digunakan secara positif dan tidak disalahgunakan.
Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak dengan memanfaatkan teknologi AI. Kepolisian mengingatkan agar para siswa tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, membuat atau menyebarkan konten yang merugikan orang lain, maupun menggunakan teknologi AI untuk melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan hukum.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga memperkenalkan Program Senopati Academy Paham AI sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai kecerdasan buatan. Pelajar didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami manfaat, risiko, serta etika dalam penggunaan AI di ruang digital.
Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat AI, kegiatan tersebut turut membahas aspek hukum dalam penggunaan teknologi dan media sosial. Para siswa diberikan edukasi mengenai pentingnya memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan di dunia maya, sehingga perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan diri, bukan untuk melakukan pelanggaran.p
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui PS Kasubsi PIDM Humas Polres Prabumulih Aipda Fedho Antinus, S.H., menyampaikan bahwa Polres Prabumulih berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada generasi muda terkait perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar dapat memahami bahwa AI memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab. Namun, penggunaannya juga harus disertai dengan etika, kehati-hatian, serta pemahaman terhadap aturan hukum yang berlaku,” ujar Aipda Fedho menyampaikan pesan Kapolres Prabumulih.
Ia menambahkan, pelajar merupakan generasi penerus yang akan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin maju. Karena itu, kemampuan menggunakan AI secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab perlu ditanamkan sejak dini. Kepolisian juga mengajak para siswa untuk menjadikan media sosial sebagai ruang untuk menyebarkan informasi positif, berkarya, belajar, dan membangun komunikasi yang sehat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penutupan dan foto bersama antara jajaran Polres Prabumulih, pihak sekolah, serta para siswa dan siswi SMA Negeri 2 Tanjung Raman. Sekitar pukul 10.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, kondusif, dan terkendali.
Melalui sosialisasi Program Paham AI tersebut, Polres Prabumulih berharap tercipta generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan etika digital. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan pelajar diharapkan dapat terus diperkuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta mampu menghadapi perkembangan teknologi secara positif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar