PRABUMULIH – Polres
Prabumulih terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan
pangan sekaligus mendorong pemberdayaan sektor pertanian di wilayah Kota
Prabumulih. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan terhadap kelompok
tani serta sinergi bersama Pemerintah Kota Prabumulih dan jajaran Dinas
Pertanian.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026,
Polres Prabumulih melaksanakan pemberangkatan hasil produksi jagung milik
Kelompok Tani (Poktan) Sinar Jaya di Mako Polres Prabumulih. Sebanyak 8 ton
jagung hasil produksi kelompok tani binaan Polri tersebut diberangkatkan untuk
dikirim ke Bulog Palembang.
Kegiatan pemberangkatan hasil
produksi jagung dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Kapolres Prabumulih AKBP
Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Lapsat, bersama Wakapolres Prabumulih Kompol
Idham Haris Sugiono, S.E., M.M., turut hadir menyaksikan proses pengiriman
tersebut.
Turut hadir Kepala Dinas
Pertanian Kota Prabumulih Alfian, S.P., Kabag SDM Polres Prabumulih AKBP
Tamimi, S.H., M.M., serta para Pejabat Utama Polres Prabumulih. Kegiatan itu
juga dihadiri Kapolsek Cambai, Sekretaris Dinas Pertanian Pemkot Prabumulih, Koordinator
Penyuluh Kecamatan Cambai, PPL Kecamatan Cambai, Kanit Binmas Polsek Cambai dan
Bhabinkamtibmas Desa Pangkul.
Pengiriman 8 ton jagung tersebut
menjadi salah satu bentuk nyata sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan di
daerah. Selain membantu meningkatkan produktivitas petani, penyaluran hasil
panen melalui Bulog juga diharapkan dapat mendukung penyerapan hasil pertanian
sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani.
Kegiatan tersebut sekaligus
menunjukkan peran pendampingan Polri dalam mendukung masyarakat di sektor
pertanian. Melalui kerja sama dengan kelompok tani dan instansi terkait,
diharapkan hasil produksi pertanian dapat tersalurkan dengan baik dan program ketahanan
pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Tidak hanya melakukan pengiriman
hasil panen, pada hari yang sama Polres Prabumulih juga melaksanakan rapat
koordinasi bersama Dinas Pertanian Pemerintah Kota Prabumulih. Rapat yang
berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB di Mako Polres Prabumulih tersebut membahas
persiapan pelaksanaan Tanam Raya Jagung Serentak.
Rapat koordinasi tersebut
dipimpin dalam suasana sinergis dengan melibatkan Kapolres Prabumulih AKBP
Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Lapsat, Wakapolres Prabumulih Kompol Idham
Haris Sugiono, S.E., M.M., Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih Alfian, S.P.,
Kabag SDM Polres Prabumulih AKBP Tamimi, S.H., M.M., para Pejabat Utama Polres
Prabumulih, Kapolsek jajaran serta jajaran Dinas Pertanian Kota Prabumulih.
Dalam koordinasi tersebut dibahas
berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Tanam Raya Jagung Serentak yang
dijadwalkan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Salah satu hasil pembahasan memastikan
bahwa lahan seluas 1 hektare telah disiapkan dan dinyatakan siap digunakan
untuk mendukung kegiatan tersebut.
Kesiapan lahan menjadi bagian
penting dalam memastikan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana.
Koordinasi antara Polres Prabumulih dan Dinas Pertanian juga diarahkan untuk
memastikan proses tanam, pendampingan serta keberlanjutan pengelolaan lahan
dapat dilaksanakan secara optimal.
Sinergi lintas sektor ini menjadi
langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian di Kota Prabumulih. Polri
bersama pemerintah daerah berupaya memastikan program ketahanan pangan tidak
hanya berhenti pada kegiatan tanam, tetapi juga berlanjut hingga proses
pemeliharaan, panen dan penyerapan hasil produksi.
Polres Prabumulih menegaskan
komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya para
petani, melalui pendampingan dan koordinasi bersama berbagai pihak. Langkah
tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian
sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Dengan diberangkatkannya 8 ton
jagung produksi Poktan Sinar Jaya ke Bulog Palembang dan disiapkannya lahan
seluas 1 hektare untuk Tanam Raya Jagung Serentak, program ketahanan pangan di
Kota Prabumulih diharapkan semakin berkembang. Kolaborasi antara Polri,
pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan kelompok tani menjadi modal penting
untuk mewujudkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Ke depan, sinergi tersebut
diharapkan terus diperkuat sehingga para petani mendapatkan pendampingan yang
memadai, hasil produksi memiliki jalur penyerapan yang jelas dan manfaat
program ketahanan pangan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota
Prabumulih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar