Aiman Bersyukur Seluruh Biaya Pengobatan Istri Ditanggung JKN


PRABUMULIH
-- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan menghadirkan rasa aman kepada masyarakat dan kepastian perlindungan kesehatan di setiap tahap kehidupan. Masyarakat dapat menjadi peserta JKN, tanpa memandang latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi, dimana itu merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Hal inilah yang dirasakan Aiman Ariestian (63), seorang warga Dusun I Beruge Darat, Kec. Talang Ubi, Kab. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Saat ditemui di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih pada Senin (12/1), Aiman sedang menemani istrinya menjalani rawat inap. Aiman menuturkan, istrinya telah menderita penyakit diabetes selama 16 tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat sang istri harus rutin melakukan kontrol kesehatan. Namun, beberapa waktu lalu istrinya mengalami musibah terjatuh akibat tersandung hingga terjadinya luka.

“Istri saya sudah menjalani rawat inap selama dua malam sejak hari Sabtu. Sebelumnya, ia sempat dibawa ke Puskesmas dan mendapatkan perawatan sebanyak tiga kali kunjungan. Kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setibanya di rumah sakit untuk konsultasi, dokter menyatakan bahwa istri saya memerlukan rawat inap,” ujar Aiman.

Aiman menambahkan, saat pertama kali diperiksa di Puskesmas, kadar gula darah istrinya sempat mencapai di angka 510. Angka tersebut tentu cukup membuatnya khawatir. Namun, berkat penanganan medis yang baik, kondisi gula darah sang istri kini sudah mengalami penurunan signifikan.

“Alhamdulillah, terakhir di cek gula darahnya sudah turun jauh menjadi 207. Kami sangat bersyukur dengan perkembangan ini,” tuturnya

Aiman yang terdaftar sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tersebut memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang didapatkan, ia mengaku dilayani dengan baik dan cepat.

“Pelayanan berobat menggunakan Program JKN di rumah sakit maupun Puskesmas semuanya baik. Saya tidak ada keluhan. Ini bukan pertama kali, istri saya juga pernah rawat inap karena sakit mag, semua biayanya ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Dalam mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan, Aiman juga memanfaatkan kemudahan layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN, khususnya dalam pengambilan nomor antrean. Menurutnya, pengambilan antrean melalui Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta agar tidak perlu mengantre lama di fasilitas kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar