PALEMBANG, LS - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Ilyas Panji Alam, melaksanakan kunjungan kerja ke Puskesmas Jakabaring, Banyuasin, Sabtu (14/03/26).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan monitoring terhadap pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas, serta kebutuhan sumber daya manusia di puskesmas tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumsel meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus berdialog dengan pihak puskesmas mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi wilayah Puskesmas Jakabaring yang berada di daerah perbatasan antara Kabupaten Banyuasin dan Palembang. Kondisi ini menyebabkan cukup banyak masyarakat dari luar Banyuasin yang memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas tersebut.
Pihak puskesmas menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang bukan warga Banyuasin tetap diberikan pada tahap pelayanan pertama. Namun untuk pelayanan lanjutan, pasien diarahkan untuk memperoleh rujukan dari puskesmas sesuai dengan domisili masing-masing.
Selain itu, permasalahan lain yang juga ditemukan berkaitan dengan layanan bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan pemerintah melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Permasalahan tersebut muncul akibat pembaruan data kepesertaan yang tidak diketahui sebagian masyarakat sehingga status kepesertaan menjadi tidak aktif.
Meskipun demikian, Puskesmas Jakabaring tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami kendala administrasi tersebut, disertai edukasi agar peserta yang sudah tidak lagi menjadi tanggungan pemerintah dapat melakukan migrasi kepesertaan menjadi peserta mandiri.
Untuk layanan kesehatan yang bersifat darurat atau membutuhkan penanganan lanjutan, pasien warga Banyuasin tetap diberikan pengantar rujukan ke rumah sakit. Sementara bagi pasien dari luar Banyuasin, koordinasi dilakukan dengan fasilitas kesehatan sesuai yang terdaftar pada sistem layanan kesehatan.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang optimal.(adv)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar