BANYUASIN, LS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) X melakukan kunjungan kerja dalam rangka Reses Tahap I di Desa Ringin Harjo, Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin, pada Minggu (15/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan langsung keluhan dan kebutuhan mendesak terkait infrastruktur pendukung ekonomi kerakyatan.
Reses ini sendiri dipimpin oleh Koordinator, Ir. H. Muhammad F. Ridho, S.T., M.T. (Partai Demokrat). Beliau tidak hadir sendirian, sejumlah anggota dewan lintas partai turut mendampingi untuk memastikan setiap aspirasi tercatat dengan baik mereka adalah, Ade Pramanja, S.H. (Partai Nasdem), Achmad Khadafi (Partai Gerindra), Muhammad Nasir, S.Si. (Partai Golkar) dan Nadia Basjir, S.E. (Partai Golkar)
Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, warga Desa Ringin Harjo kompak menyuarakan satu isu krusial: pendangkalan Sungai Primer. Masyarakat mendesak pemerintah melalui DPRD Sumsel untuk segera melakukan normalisasi pada aliran sungai tersebut.
"Kondisi sungai saat ini sudah sangat dangkal. Jika tidak segera dinormalisasi, potensi ekonomi desa akan terhambat," ujar salah satu perwakilan warga saat sesi tanya jawab.
Warga meyakini bahwa normalisasi sungai bukan sekadar perbaikan infrastruktur air, melainkan kunci dari kesejahteraan desa. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain
- Sektor Pertanian & Perkebunan: Meningkatkan produktivitas hasil bumi karena sistem irigasi yang kembali lancar.
- Ekonomi Masyarakat: Peningkatan pendapatan seiring dengan stabilnya hasil panen.
- Aksesibilitas: Mempermudah mobilitas warga yang masih bergantung pada jalur air serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Ir. H. Muhammad F. Ridho menyatakan bahwa aspirasi mengenai normalisasi sungai primer ini akan menjadi catatan prioritas dalam laporan reses mereka.
"Pihaknya berkomitmen untuk memperjuangkan anggaran dan koordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi agar usulan warga Selat Penuguan dapat segera terealisasi," terangnya. (ADV/Bel)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar