| BAZMA PEP Zona 4 menyelenggarakan khitanan massal untuk anak yatim dan duafa di Prabumulih, Sumatra Selatan, dalam memperingati HUT ke-68 Pertamina |
PRABUMULIH, 30 DESEMBER 2025 -- Sore itu, Riska masih mengantar penumpang menggunakan motornya. Ponselnya bergetar, ada notifikasi pesan baru dari seorang kerabat.
Sesampainya di tujuan, ibu tiga anak itu membuka pesan tersebut. Ada kabar PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 hendak menggelar khitanan massal sebagai syukuran ulang tahun ke-68 PT Pertamina (Persero).
Riska bak mendapat kejutan di pengujung tahun. Ia memang sedang merencanakan khitan untuk anak ketiganya, M. Attarfa Al Fatih yang kini sudah berusia tujuh tahun.
Rencana melakukan khitan selama ini masih sebatas angan. Pasalnya, perlu dana yang tak sedikit untuk melakukannya.
Riska sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojek. Ia biasa mengantar saudara atau tetangganya. Sementara itu, suami Riska bekerja sebagai karyawan di sebuah bengkel.
Saat tawaran untuk ikut serta di Khitanan Ceria yang digelar PEP Zona 4 datang, Riska tak perlu waktu lama memutuskan. Ia langsung mendaftarkan nama Attarfa ke Baituzzakah Pertamina (BAZMA) PEP Zona 4.
Riska langsung mendapatkan undangan untuk datang ke Gedung Patra Ria, Prabumulih, tiga hari kemudian. Riska beserta suaminya pun membawa Attarfa ke gelaran tersebut.
Sesampainya di lokasi, Riska dan keluarga disambut keramahan petugas Bazma PEP Zona 4. Tanpa menunggu lama, Attarfa dipanggil masuk ke ruang tindakan untuk khitan.
Berbeda dari peserta lainnya, Attarfa tak menangis sama sekali. Bahkan, wajahnya datar seolah tidak ada operasi yang baru ia jalani. Raut cemas dan mata berkaca-kaca justru terlihat di wajah Riska.
"Anaknya pintar, enggak nangis sama sekali. Malah saya yang deg-degan," ucap Riska tertawa.
Seusai khitan, ada kejutan lain untuk Riska. Selain biaya khitan ditanggung Pertamina, Attarfa mendapatkan bingkisan berisi sarung, peci, makanan, dan uang santunan.
Riska menyampaikan Khitan Ceria yang digelar PEP Zona 4 ini sangat membantu dirinya dan keluarga.
"Semoga Pertamina diberkati terus, supaya lebih banyak orang yang bisa terbantu dan ikut khitangratis. Soalnya kemarin masih banyak yang mau ikut," ujarnya.
Selain Attarfa, Khitan Ceria Tahun 2025 diikuti oleh 999 anak lainnya di Balikpapan, Dumai, Plaju, dan Prabumulih. Acara ini dihelat 20-28 Desember 2025 sebagai rangkaian peringatan HUT ke-68 Pertamina. Khusus di Prabumulih, ada 150 anak yang ikut khitanan gratis ini.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial Pertamina melalui BAZMA, dalam upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan duafa," kata General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto.
Djudjuwanto berterima kasih kepada BAZMA PEP Zona 4 dan seluruh pihak yang bekerja keras mewujudkan acara ini. Ia berharap tahun depan Pertamina bisa menggelar acara serupa dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
Wakil Ketua BAZMA PEP Zona 4 Dody Azhar yang diwakili dr. Zulfikar menyampaikan kegiatan ini dibuat dengan konsep ceria agar anak -anak dapat menjalani proses ini dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat.
BAZMA berharap Khitan Ceria Tahun 2025 berharap dapat meringankan beban para orang tua sekaligus memberikan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak penerima manfaat.
"Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan membawa energi kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat," ujar Zulfikar.*
Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4
PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan ilir, dan Ogan Komering Ulu.
PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar